Bangkalan — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Miftahul Ulum Bangkalan (STITMUBA) melaksanakan kegiatan Rapat Kerja (RAKER) sebagai agenda strategis institusi dalam menyusun arah program kerja serta penguatan tata kelola kampus. Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi, rencana operasional, serta target kinerja di seluruh unit kerja agar berjalan lebih terukur dan terintegrasi.

Kegiatan RAKER STITMUBA dihadiri oleh semua unsur di institusi, mulai dari pimpinan perguruan tinggi, unit penjaminan mutu (LPM), ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, bagian administrasi akademik dan keuangan, unit kemahasiswaan, hingga unsur pendukung lainnya. Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif dan bertumpu pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Dalam rapat kerja, pembahasan difokuskan pada evaluasi program yang telah berjalan, identifikasi tantangan, serta penyusunan rencana tindak lanjut untuk peningkatan kualitas layanan akademik dan non-akademik. Forum ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan gagasan serta masukan dari setiap unit agar program yang dirumuskan benar-benar sesuai kebutuhan institusi dan selaras dengan standar mutu perguruan tinggi.

Selain membahas program kerja, RAKER STITMUBA juga menegaskan pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu internal melalui evaluasi berbasis data, ketercapaian indikator kinerja, serta konsistensi pelaksanaan standar. Dengan demikian, seluruh unsur institusi memiliki pemahaman yang sama terhadap arah pengembangan kampus, termasuk peningkatan kualitas pembelajaran, pelayanan mahasiswa, penguatan tridharma, hingga pembenahan tata kelola dan administrasi.

Melalui kegiatan Rapat Kerja ini, STITMUBA berharap seluruh unit kerja dapat menjalankan program yang telah disepakati secara disiplin, akuntabel, dan saling mendukung. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas unit, STITMUBA optimis dapat terus meningkatkan mutu institusi serta memperkuat kepercayaan masyarakat sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis pesantren.